Materi Kas Kecil itu mudah lho. dibawah ini adalah penjelasan simple tentang kas kecil.
Pengertian Kas Kecil
Kas Kecil adalah dana yang disediakan oleh perusahaan untuk keperluan mendadak yang jumlah pengeluarannya tidak perlu menggunakan cek. ex : pembelian alat tulis, perlengkapan, dll.
Metode Pencatatan Kas Kecil
- Metode Dana Tetap(Imprest Fund Method)
Metode Dana Tetap adalah metode Kas Kecil yang tidak merubah nominal uang kas kecil sedikit pun, misal ditetapkan Kas Kecilnya Rp. 4.000.000,- maka saldo akan selalu Rp. 4.000.000,-.
- Metode Dana Tidak Tetap(Fluctuation Method)
Metode Dana Tidak Tetap adalah metode dana Kas Kecil yang sewaktu waktu dapat berubah tergantung nominal pengisian kembali.
Penjurnalan
Kasus :
Pada tanggal 1 Januari PT. Mentari membentuk dana Kas Kecil sebesar Rp. 1.500.000,- buatlah jurnal pembentukan dana Kas Kecil tersebut.
Jurnalnya : Kas kecil Rp. 1.500.000,-
Kas Rp. 1.500.000,-
*jika membentuk dana kas kecil untuk metode apapun, selalu seperti jurnal diatas*
Kasus :
*Pada tanggal 24 Maret 2017 Pak Budi membeli alat alat tulis untuk Tokonya seharga Rp. 120.000,-
- Metode Dana Tetap(Imprest Fund Method)
Metode Dana Tetap Tidak dijurnal setiap terjadi transaksi, namun dijurnal saat pengisian kembali.
- Metode Dana Tidak Tetap(Fluctuation Method)
Jurnalnya : Perlengkapan Toko Rp. 120.000,-
Kas Kecil Rp. 120.000,-
*Pengisian Kembali
- Metode Dana Tetap(Imprest Fund Method)
Jurnalnya : Perlengkapan Toko Rp. 120.000,-
Kas Rp. 120.000,-
- Metode Dana Tidak Tetap(Fluctuation Method)
Jurnalnya : Kas Kecil Rp. 120.000,-
Kas Rp. 120.000,-
*Pengisian kembali Kas Kecil Metode Tidak Tetap nominalnya sesuai dengan bukti transaksi pengisian kembali dana kas kecil*
Penjurnalan Ketika Terjadi Perbedaan Antara Catatan Dan Fisik
- Contoh Kasus Catatan > Fisik
Pada tanggal 31 Desember dilakukan pengecekan kas kecil, di brangkas terdapat uang sejumlah Rp. 1.100.000,- namun di catatan terdapat nominal sebesar Rp. 1.150.000. buat lah jurnal penyesuaiannya!
Jurnalnya : Selisih Kas Kecil Rp. 50.000,-
Kas Kecil Rp. 50.000,-
*Setiap melakukan pengecekan, nominal pembukuan harus sama dengan nominal fisik yang di hitung*
*Akun Selisih Kas Kecil adalah Akun yang digunakan jika ada perbedaan nominal buku dan nominal fisik kas kecil*
Karena fisik Kas Kecil lebih kecil dari catatan, maka catatan kas kecil harus di kurangi agar sama dengan nominal fisik.
- Contoh Kasus Catatan < Fisik
Pada tanggal 31 Desember dilakukan pengecekan kas kecil, di brangkas terdapat uang sejumlah Rp. 1.150.000,- namun di catatan terdapat nominal sebesar Rp. 1.100.000. buat lah jurnal penyesuaiannya!
Jurnalnya : Kas Kecil Rp. 50.000,-
Selisih Kas Kecil Rp. 50.000,-
*Setiap melakukan pengecekan, nominal pembukuan harus sama dengan nominal fisik yang di hitung*
*Akun Selisih Kas Kecil adalah Akun yang digunakan jika ada perbedaan nominal buku dan nominal fisik kas kecil*
Karena fisik Kas Kecil lebih besar dari catatan, maka catatan kas kecil harus di tambah agar nominalnya sesuai dengan nominal fisik.
Sekian Materi Metode dan Pencatatan Kas Kecil Semoga Bermanfaat.
Comments
Post a Comment